Categories
Uncategorized

Pahami CMOS Komponen Baterai Dari Komputer

CMOS (Advanced Metal Oxide Semiconductor) adalah perangkat keras kecil yang terlihat seperti baterai. Cmos ditempatkan dan tertanam pada motherboard untuk memberikan daya ketika komputer dimatikan atau ketika dimatikan.

Implikasinya, CMOS sendiri berfungsi sebagai baterai berdaya rendah yang cukup untuk menyimpan informasi penting di komputer. Teknologi CMOS sendiri merupakan bagian dari hasil pengembangan teknologi MOS.

Sistem kerja CMOS

CMOS bekerja paling baik ketika Anda memulai komputer Anda dan CMOS memulai beberapa pengujian untuk menentukan apakah sistem Anda berfungsi dengan baik. Salah satunya adalah untuk menguji penggunaan RAM (memori akses acak). Catatan: CMOS berfungsi dengan voltase rendah statis dan pengaturannya dapat dikonfigurasikan secara manual. Namun, tidak disarankan untuk mengubah pengaturan default kecuali Anda benar-benar mengerti cara kerja CMOS.

Untuk membuka menu pengaturan CMOS, Anda biasanya dapat melakukan ini saat pertama kali menyalakan komputer dengan menekan tombol Hapus, F2 atau F3. Jika menu CMOS terbuka, Anda akan menemukan pengaturan seperti mulai prioritas, tanggal dan waktu, aktivasi numlock dan sebagainya.

fungsi CMOS

Ada banyak fitur CMOS untuk meminimalkan alur kerja pusat service komputer, beberapa di antaranya telah disebutkan sebelumnya tetapi tidak terlalu akrab. Berikut adalah beberapa fitur CMOS yang sangat penting:

Atur waktu dan tanggal

CMOS tidak hanya dapat menyesuaikan waktu yang tersedia di komputer saat perangkat aktif, tetapi juga menyesuaikan waktu ketika komputer mati. Karena itu, waktu yang tersedia di komputer selalu disinkronkan. CMOS memiliki daya tegangan rendah. Ini dapat digunakan untuk menyesuaikan waktu komputer secara real time dalam semua situasi, apakah komputer hidup atau mati. Karena fitur CMOS mirip dengan baterai.

RAM berkapasitas rendah

Komponen CMOS juga dapat berfungsi sebagai RAM. RAM berfungsi seperti menyimpan data ringan di komputer Anda. Seperti pengaturan awal, hingga hasilnya membaca semua perangkat keras.

Simpan Pengaturan BIOS (Input Dasar / Sistem Keluaran)

Kami telah menemukan bahwa CMOS tidak hanya dapat menyimpan pengaturan boot dan membaca semua perangkat keras, tetapi juga menyimpan level BIOS sehingga hasil verifikasi sistem komputer dapat disimpan dengan benar. Hasil tes data pada sistem komputer sangat penting bagi komputer itu sendiri. Mencari data sistem komputer yang rusak (macet) dapat mencegah restart perangkat, macetnya sistem komputer, dan banyak masalah lainnya.

Jika komputer Anda tiba-tiba dimatikan, banyak orang tidak tahu apakah Anda dapat menggunakan CMOS untuk menyimpan sementara data tambahan untuk cadangan. Dengan CMOS tegangan rendah, komputer dapat menyimpan sementara data bahkan jika komputer tidak terhubung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *